Tags

, ,

Asuransi jiwa – Untuk pertama kalinya di Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz Life”) meluncurkan Allianz SmartLink CI100, yang merupakan manfaat perlindungan kondisi penyakit kritis terlengkap saat ini yang mencakup 100 kondisi penyakit kritis. Acara peluncuran yang bertempat di Plaza Bapindo, dihadiri langsung oleh Joachim Wessling, Direktur Utama Allianz Life Indonesia yang didampingi oleh Todd Swihart, Direktur Allianz Life Indonesia dan Ginawati Djuandi, Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia.
“Penyakit kritis adalah momok yang menakutkan bagi setiap orang. Masyarakat kota besar memiliki eksposur tinggi terhadap berbagai risiko kesehatan, karena umumnya mereka cenderung terbentur keterbatasan untuk melakukan gerak fisik akibat tuntutan pekerjaan yang memaksa untuk terus berada di belakang meja. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk menjaga gaya hidup sehat dan melengkapi dirinya dengan perlindungan asuransi sebagai upaya pencegahan dan mewujudkan hidup 100%,” ujar Joachim Wessling.
Hasil survei yang dilakukan oleh Allianz terhadap 1.944 orang responden di 11 kota besar di Indonesia, di antaranya: Jakarta, Manado, Bali, Surabaya dan Makassar, menunjukkan bahwa 95% responden menyatakan bahwa mereka menyadari akan risiko penyakit kritis dan potensi tingginya biaya pengobatan yang diperlukan.

Allianz SmartLink CI100 hadir untuk menjawab  kebutuhan masyarakat akan perlindungan penyakit kritis yang lebih menyeluruh. Selain dari jenis penyakit kritis yang lebih banyak, perlindungan terhadap tertanggung juga dimulai dari kondisi awal (early stage) sampai dengan kondisi akhir (late/advanced stage). Untuk beberapa penyakit kritis bahkan dilindungi sampai dengan kondisi terparah (catastrophic stage). Tertanggung akan mendapatkan perlindungan sampai usia 100 tahun dan memiliki fasilitas multiple claims selama manfaat polis asuransi tambahan berlaku. Manfaat lainnya yang dapat diperoleh dari SmartLink CI100 adalah tambahan uang pertanggungan jika Tertanggung harus menjalani Angioplasty dan jika terdiagnosa Komplikasi Diabetes.
Dari data klaim yang dimiliki oleh Allianz Life, tercatat bahwa lima penyakit kritis yang paling banyak diklaim selama dua tahun terakhir adalah kanker, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan tumor otak jinak. Faktanya penyakit kritis memiliki tahapan dan jenis yang jumlahnya tidak sedikit. “Kami melihat angka klaim terhadap penyakit kritis setiap tahunnya masih cukup tinggi. 38,5% klaim sepanjang tahun 2012 berasal dari klaim terhadap penyakit kritis. Dengan perlindungan sejak early stage, penyakit kritis bisa ditangani lebih awal untuk mendapatkan perawatan yang lebih cepat dan baik,” jelas Todd Swihart.
Yang paling ditakutkan dari kondisi penyakit kritis bukan saja tentang penyakitnya, namun juga biaya yang harus dikeluarkan pada saat penyembuhan. “Mengingat tingginya biaya yang diperlukan untuk berobat dan berbagai macam tindakan penyembuhan, sudah seharusnya kita tidak perlu menunggu sampai penyakit itu datang. Kami berharap Allianz SmartLink CI100 dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai komitmen kami dalam memberikan dan menghasilkan sesuatu bagi para nasabah kami,” tutup Joachim