Simulasi Bp. Bijaksana menabung di asuransi jiwa Allianz

Tags

, ,

Menabung Rp.1.500.000/bln

Menabung Rp.1.500.000/bln

Disimulasi ini Bp. Bijaksana menabung sebesar Rp. 1.500.000/bulan di asuransi jiwa dengan kondisi umur Pak Bijaksana 30thn, tidak merokok. rencananya uang tersebut akan difungsikan untuk tabungan di hari tua ketika Bp. Bijaksana sudah tidak produktif lagi/pensiun, dengan mengambil bunga terendah 18% dapat dilihat di tahun ke 10 uang yang setiap bulan Bp. Bijaksana tabungkan menyentuh di angka Rp. 185.186.xxx (kita anggap uang tersebut bertambah sekitar Rp.5jt, yang seharusnya Rp.180jt) nilai tersebut akan terus bertambah jika Bp. Bijaksana mengurungkan niatnya untuk memakai uang tersebut. seperti dapat kita lihat uang tabungan Bp. Bijaksana terus bertambah hingga terdapat uang sebesar Rp. 114.937.502.xxx di umur Bp. Bijaksana 85thn. jumlah uang yang luar biasa yang dapat dinikmati Bp. Bijaksana dan keluarga, sehingga Bp. Bijaksana dapat menikmati masa pensiunnya tanpa tertekan dengan masalah finansial keluarga.

*selain pertimbangan uang tersebut dapat digunakan untuk dana pensiun sehingga kerja keras Bp. Bijaksana disaat produktif tidak sia-sia jika terkena musibah yang membutuhkan dana dengan nilai uang yang luar biasa besar, Perlu dimengerti tujuan utama Bp. Bijaksana menabung di Allianz adalah untuk mendapatkan kenyamanan, Keamanan & Kepastian karena dengan menabung sebesar Rp. 1.500.000/bln Pak Bijaksana mendapatkan total Uang pertanggungan Rp. 4.000.000.000 dengan perincian manfaat tertulis di simulasi, yaitu :

  • Meninggal

Manfaat akan dibayarkan sebesar Rp. 1.000.000.000 apa pun sebab kematian Bp. Bijaksana

  • Kecelakaan ( Accident death & Disability / ADDB )

Manfaat akan dibayarkan bila Bp. Bijaksana meninggal atau cacat karena kecelakaan sebelum mencapai usia 65 tahun.

  • Cacat Tetap Total ( Total Permanent Disability / TPD )

Manfaat akan dibayarkan bila Bp. Bijaksana menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum mencapai usia 65 tahun.

  • 49 penyakit kritis + 100 Kondisi penyakit kritis ( CI 100 )

Manfaat akan dibayarkan sesuai ketentuan pada Polis bila Bp. Bijaksana pertama kali terdiagnosa / menderita salah satu dari 49 penyakit kritis atau 100 Kondisi Penyakit Kritis (Critical Illness) sampai dengan Tertanggung mencapai usia 100 tahun.

Dan Bp. Bijaksana diberikan Pembebasan Premi Berkala jika Bp. Bijaksana terdiagnosa salah satu dari 49 Penyakit Kritis atau TPD dan Allianz membayarkan sebesar Premi Berkala tsb s/d usia Pemegang Polis mencapai 65 tahun.

Dengan adanya Polis asuransi jiwa tersebut Bp. Bijaksana sudah tenang jika sewaktu – waktu musibah datang dan mengharuskan Bp. Bijaksana meninggalkan keluarga tercinta, karena orang yang ditinggalkan tetap harus hidup dan memerlukan uang. dengan segala manfaat yang diberikan Allianz Bp. Bijaksana dapat memberikan bekal untuk keluarga terkasih walaupun beliau sudah tidak ada untuk kelangsungan hidup keluarga tercinta.

Segera ajukan polis pertama anda atau untuk kesekian kalinya, hubungi kami dengan meng klik menu contact us

Mari Ber-Asuransi !

Advertisements

Risk Based Capital (RBC)

Tags

, ,

Dewasa ini, istilah “Risk Based Capital” (singkatnya RBC) telah menjadi penting, khususnya berkaitan dengan pengukuran keamanan finansial atau kesehatan perusahaan-perusahaan asuransi jiwa.

Regulasi pemerintah berdasarkan RBC mengenai kesehatan perusahaan-perusahaan asuransi diluncurkan ke industri asuransi di Indonesia oleh Pemerintah setempat di tahun 1999. Beberapa perusahaan asuransi sekarang telah berada dibawah pengawasan khusus Pemerintah karena rasio kesehatan RBC mereka tidak memenuhi ketentuan minimum Pemerintah.

Dalam dua kalimat: rasio kesehatan RBC menginformasikan apa kepada kita?

Secara umum, rasio kesehatan RBC adalah suatu ukuran yang menginformasikan tingkat keamanan finansial atau kesehatan suatu perusahaan asuransi. Semakin besar rasio kesehatan RBC sebuah perusahaan asuransi, semakin sehat kondisi finansial perusahaan tersebut.

Apa sebenarnya rasio kesehatan RBC?

Rasio kesehatan RBC suatu perusahaan asuransi pada dasarnya adalah rasio dari nilai kekayaan bersih atau “net worth” perusahaan bersangkutan, yang dihitung berdasarkan peraturan akuntasi standar, dibagi dengan nilai kekayaan bersih, yang dihitung kembali dengan mengikutsertakan resiko-resiko pemburukan yang mungkin terjadi.

Pengikutsertaan resiko-resiko pemburukan yang mungkin tersebut merefleksikan adanya ketidakpastian yang dihadapi oleh perusahaan dalam aktivitas sehari-harinya, misalkan saja kemungkinan jatuhnya nilai aset secara jangka pendek akibat investasi pada instrumen yang lebih beresiko, demikian pula kemungkinan naiknya tingkat hutang akibat perkembangan yang tidak menguntungkan di masa depan dalam hal tingkat suku bunga, tingkat kematian, tingkat putus kontrak, dan lain sebagainya.

Nilai kekayaan bersih yang ke dua, sebagai penyebut dari rasio tersebut, sebenarnya merupakan besaran yang semula disebut sebagai Risk Based Capital, karena berupakan besaran nilai kekayaan bersih, atau Capital, yang dihitung secara Risk Based.

RBCexplainedindo1

Rasio Kesehatan Risk Based Capital (RBC) dijelaskan dalam grafik

Ketentuan kesehatan RBC di Indonesia

Perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia harus melaporkan rasio kesehatan RBC mereka ke Pemerintah secara kwartalan, dan ketentuan minimum yang ada sekarang bagi rasio tersebut adalah 120%, satu peningkatan sejak ketentuan minimum rasio tersebut dikenalkan sebesar 15% di tahun 1999.

Tidur nyenyak dengan rasio kesehatan RBC Allianz Life Indonesia yang solid

Asuransi jiwa Allianz Indonesia secara cukup jauh melampaui ketentuan minimum Pemerintah sebesar 120% yaitu Allianz Life 505% dan Allianz Utama 156% per akhir 2010. Dan perusahaan memiliki komitmen untuk meningkatkan lebih jauh lagi selisih antara rasio kesehatan RBC perusahaan dengan ketentuan minimum Pemerintah – bagi kepentingan keamanan nasabah.

Ingat:  Semakin tinggi rasio kesehatan RBC sebuah perusahaan asuransi jiwa, semakin sehat perusahaan bersangkutan – dan semakin tenang anda dapat tidur mengetahui bahwa keamanan finansial anda terjaga dengan baik.

arti pentingnya berasuransi

Tags

, ,

arti dasar asuransiSaat ini memiliki asuransi jiwa masih belum dianggap perlu oleh sebagaian besar masyarakat Indonesia. Kami menemukan minimal tiga alasan mendasar orang enggan membeli asuransi jiwa.
Pertama, asuransi belum dilihat sebagai kebutuhan hidup yang mendesak. Fokus perhatian saat ini adalah untuk mencukupi kebutuhan dasarnya karena rata-rata tingkat pendapatan masyarakat yang masih relatif rendah. Keadaan ini sesuai dengan teori Abraham Maslow yang menempatkan security needs (termasuk di dalamnya asuransi jiwa) pada tingkatan kedua setelah kebutuhan dasar. Memang agak sulit mengharapkan orang membeli asuransi jika untuk makan-minum dan kebutuhan sehari-hari saja masih belum dapat tercukupi.
Kedua, keadaan ekstrem lainnya yaitu asuransi sudah dipandang tidak diperlukan lagi. Pasalnya, kelompok orang ini sudah memiliki uang dan aset produktif banyak sekali. Jumlah harta yang berlimpah dan aset-aset produktif yang menghasilkan uang itu dipandang telah menjadi proteksi. Jadi asuransi tidak diperlukan lagi untuk menutupi risiko yang mungkin timbul.
Ketiga, manfaat asuransi belum dipahami. Termasuk dalam kelompok ketiga ini orang-orang yang mengatakan membeli asuransi itu berarti meramalkan kematiannya atau mereka yang mengatakan “Hidup dan mati itu di tangan Tuhan. Mengapa harus dipikirkan?” Kenyataannya, asuransi tidak mempersoalkan kematian itu. Masalah yang dicermati atau diantisipasi adalah persoalan setelah kematian tersebut dan dampaknya bagi orang-orang hidup yang terkait dengannya seperti pasangan hidup, anak, dan keluarga.

  • Antisipasi dan Proteksi Risiko

Asuransi jiwa adalah alat perlindungan dan penyelamatan dari berbagai kemungkinan risiko dalam kehidupan yang memang penuh risiko. Sebagian risiko itu bahkan bersifat pasti, dalam arti akan terjadi juga meski manusia berusaha menghindari atau menundanya dengan segala cara. Kematian, sakit, penuaan, dan pensiun, adalah contoh dari risiko yang pasti terjadi. Di samping itu, masih banyak risiko lain yang belum tentu terjadi namun bisa terjadi sewaktu-waktu terhadap diri atau keluarga kita, seperti kehilangan barang berharga.

Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya perampokan, pencurian, kebakaran, dan kecelakaan. Semua kejadian itu akan memberikan dampak atau konsekuensi bagi kita atau keluarga kita, suka atau tidak, siap atau tidak, mau atau tidak. Salah satu konsekuensi dari risiko itu adalah timbulnya masalah keuangan keluarga.

Kita tentu sadar betul bahwa hidup itu memang mengandung risiko. Tak ada kehidupan yang bebas risiko, baik risiko alamiah atau pasti (meninggal, tua, sakit, pensiun, dsb) maupun risiko tidak pasti (kecelakaan, kehilangan benda berharga, kecurian, dsb). Langkah berikutnya yang lebih penting lagi adalah mengantisipasi berbagai jenis risiko itu agar kita atau keluarga kita relatif siap secara keuangan bila musibah terjadi. Asuransi tidak bisa mengobati rasa sedih kehilangan orang yang sangat kita cintai. Kendati begitu, asuransi jiwa dapat menolong kita sekurang-kurangnya dari aspek finansial, untuk menghadapi dampak dari musibah.
Ambil contoh asuransi jiwa (life insurance). Namanya mungkin memberi persepsi keliru, yaitu melindungi jiwa seseorang. Tentu saja hanya Tuhan yang bisa melindungi jiwa seseorang. Jenis asuransi yang paling tua ini memberikan perlindungan terhadap pihak yang ditinggalkan (keluarga, ahli waris) bila seseorang meninggal dunia, baik secara tiba-tiba maupun karena usia. Perlindungan yang diberikan adalah dari sisi finansial. Namun, perlindungan finansial juga dapat memberikan dampak positif dari sisi psikologis dan sosial-emosional lainnya. Asuransi jiwa dapat memberikan rasa aman, dalam arti pihak yang ditinggalkan tidak harus merasa kehilangan semuanya. Sekurang-kurangnya mereka tidak sampai merasa kehilangan seluruh dukungan finansial dari orang yang meninggal dunia.

  • Mengenal Produk Asuransi Jiwa Dasar

Proteksi yang biasa dilakukan adalah dengan memindahkan risiko yang mungkin terjadi ke pihak ketiga, dalam hal ini adalah perusahaan asuransi (konsep asuransi konvesional) melalui produk asuransi jiwa. Jenis asuransi ini memberikan perlindungan terhadap pihak yang ditinggalkan (keluarga, ahli waris) bila seseorang meninggal dunia, baik secara tiba-tiba maupun yang telah diperkirakan. Perlindungan ini bersifat finansial. Namun, perlindungan finansial ini dapat memberikan dampak psikologis dan sosial-emosional lainnya. Sekurang-kurangnya mereka tidak sampai merasa kehilangan seluruh dukungan finansial dari orang yang meninggal dunia.
Secara singkat ini terbagi dua, yaitu

  1. asuransi sementara (temporary insurance) dan asuransi permanen (permanent insurance).

Asuransi Sementara Dikenal dengan istilah term life atau asuransi berjangka. Asuransi ini paling tepat untuk perlindungan waktu sementara, dengan jangka waktu terbatas, biasanya antara 1-20 tahun. Jadi Anda dapat menentukan waktu yang dibutuhkan untuk perlindungan selama kurun waktu yang terbatas itu.

Produk ini paling murah dibanding dengan jenis produk lainnya, dan biasanya ditawarkan kepada mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Asuransi ini tidak memiliki nilai tunai. Artinya, jika Anda meningal dunia pada tenggang waktu yang ditentukan, maka keluarga Anda akan menerima uang pertanggungan secara utuh. Namun, jika sampai habis masa berlakunya Anda belum meninggal dunia, maka premi yang telah Anda bayarkan tidak akan Anda terima kembali sepeser pun. Jadi, bila Anda tidak meningal dunia pada masa pertangungan yang dibatasi waktunya, maka uang Anda” hilang”.
Terdapat tiga kotegori, yaitu:

Renewable term asuransi ini diperbarui setiap tahunnya dengan uang pertanggungan yang sama, nilai preminya meningkat setiap tahunnya

Level term asuransi ini biasanya berjangka waktu antara 2-20 tahun sesuai dengan pilihan Anda dengan uang pertanggungan yang sama, nilai preminya tetap setiap tahunnya.

Decreasing term asuransi ini berpola sama dengan level term yang membedakannya adalah uang premi yang sama, uang pertanggungannya menurun dari tahun ke tahun.

2.  Asuransi Permanen

Daripada membeli asuransi berjangka pendek, 20 tahun tetap pendek bila dibandingkan dengan ekspektasi hidup Anda. akan sangat ekonomis bila Anda membeli proteksi atau polis asuransi yang bertahan selama Anda hidup.
Masyarakat yang membeli asuransi permanen adalah mereka yang percaya bahwa proteksi tetap akan dibutuhkan sampai kapan pun. Sebagai contoh, bila alasan satu-satunya Anda membeli asuransi untuk memproteksi dana pendidikan anak Anda yang saat ini berusia 12 tahun, maka term insurance dengan jangka waktu 10 tahun sudah memadai. Karena begitu 10 tahun berlalu, anak Anda sudah selesai sekolah dan asuransi tersebut tidak dibutuhkan lagi.
Akan tetapi bagaimana bila Anda ingin memberikan proteksi secara finansial kepada kepada keluarga agar terhindar dari malapetaka keuangan? Maka asuransi berjangka tidaklah memadai, karena masa berlakunya bisa habis, sedangkan Anda masih hidup.
Asuransi ini dirancang untuk melindungi (keluarga) Anda selama-lamanya sampai Anda meninggal dunia, berapa pun usia Anda nantinya. Asuransi ini memiliki nilai tunai yang biasanya bahkan dapat Anda pinjam dengan suku bunga sedikit lebih besar dari nilai yang berlaku saat pembelian. Jika Anda memutuskan kontrak, pada waktu tertentu Anda akan mendapatkan nilai tunai yang tersedia (biasanya di atas 2 tahun). Kegunaan asuransi ini dapat dipakai sebagai perlindungan seumur hidup sehingga uang yang Anda belikan asuransi ini tetap mempunyai nilai yang dapat dipergunakan sebagai warisan.
Dengan kata lain, uang atau premi yang Anda bayarkan tidak akan “hilang” seperti dalam term insurance. Karena “keunggulan” ini, maka umumnya premi yang harus Anda bayarkan jumlahnya akan lebih besar ketimbang premi term insurance. Nilai tunai yang tersedia sangat bergantung pada kinerja perusahaan asuransi, biaya-biaya perusahaan tersebut dan tingkat mortalitasnya.
Ada tiga kategori asuransi permanen, yaitu:

Whole Life asuransi ini memiliki premi yang tetap dari tahun ke tahun dan memiliki nilai tunai sesuai dengan kinerja perusahaan asuransi tsb (biaya, mortalitas).

Universal Life asuransi ini memiliki fleksibilitas untuk merubah pembayaran premi dan uang pertanggungannya. Juga memiliki nilai tunai yang dijamin ditambah dengan nilai tunai tambahan hasil dari pengembangan dana Anda (manfaat kematian juga meningkat).

Variabel Life pada asuransi ini Anda dapat memilih sendiri instrumen investasi (pasar uang, saham, obligasi ) penempatan dana Anda dan tentunya Anda harus dapat menerima risiko-risiko yang timbul jika terjadi penurunan kinerja pada instrumen tersebut. Di Indonesia dikenal dengan istilah unit link.

Nah, jadi tujuan utama dari ber asuransi jiwa adalah menjaga kelangsungan kehidupan keluarga yang ditinggalkan. Produk-produk asuransi jiwa dasar bisa menjadi alternatif dalam mengembangkan perencanaan asuransi agar terhindar dari risiko kehidupan yang mengakibatkan malapetaka financial bagi keluarga.
Semoga ringkasan singkat ini dapat anda mengerti dan membantu kita melihat pentingnya berasuransi dan produk-produk asuransi jiwa yang ditawarkan Allianz. Segera miliki polis asuransi jiwa pertama dan untuk kesekian kalinya agar dapat bermanfaat di kemudian hari.

Klik disini untuk meminta dibuatkan simulasi dan penjelasan manfaat Asuransi jiwa.

Asuransi Jiwa dengan Penyakit Kritis Terbaik

Tags

, ,

Seperti ungkapan bijak yang mengatakan “Kesehatan lebih utama daripada kekayaan”, semua orang sependapat bahwa kesehatan merupakan hal yang tidak ternilai harganya. Tentunya kita menginginkan bahwa kita akan tetap sehat dan terhindar dari segala penyakit. Kesehatan semakin mahal dan semakian berharga terutama pada saat ini. Selain dengan pola hidup yang sehat, berolahraga, ketenangan pikiran dan perawatan pencegahan, asuransi kesehatan juga merupakan investasi yang bijaksana untuk kesehatan Anda.

Alasan utama pentingnya Anda memiliki asuransi jiwa adalah agar Anda mendapatkan perlindungan atas biaya yang tinggi apabila resiko penyakit terjadi apalagi terdiagnosa penyakit kritis. Pengobatan terhadap penyakit kritis tidak hanya menguras banyak biaya melainkan juga waktu penyembuhan yang cukup lama. Maka, tidak mengherankan bila banyak keluarga yang mengalami kesulitan finansial ketika tertimpa penyakit kritis.

Menurut data WHO, penyakit kritis yang menyebabkan kematian seperti Serangan Jantung, Kanker, Stroke menempati urutan tertinggi kasus yang terjadi terutama di kawasan Asia Tenggara. Kasus penyakit kritis meningkat dari tahun ke tahun serta biaya perawatan kesehatan yang semakin tinggi. Sebagai gambaran, jumlah kasus baru kanker di Indonesia sebanyak 300.000 – 360.000 kasus per tahun serta biaya perawatan kanker meningkat 25% dari 5 tahun yang lalu*.

Tingginya kebutuhan atas asuransi jiwa yang juga mengcover penyakit kritis terlihat dari data Allianz tahun 2010 menyebutkan klaim kematian sebagian besar disebabkan karena penyakit kritis. Kanker menempati urutan pertama klaim tertinggi di mana sebesar 26% dan Stroke menempati urutan kedua sebesar 17%. Sedangkan Serangan Jantung pada posisi keempat dengan 13% serta gagal ginjal di urutan ke 5 dengan klaim sebanyak 10%.

Oleh karena itu sangatlah penting untuk mendapatkan perlindungan atas penyakit kritis pada saat kita dalam kondisi sehat. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan kebebasan secara finansial serta menjaga tujuan finansial di masa depan sekaligus untuk mendapatkan perawatan yang dibutuhkan apabila terjadi resiko penyakit kritis.

Allianz menyediakan asuransi jiwa yang mencover penyakit kritis yang mempunyai manfaat perlindungan berupa Uang Pertanggungan yang diberikan apabila Tertanggung divonis salah satu dari penyakit kritis yang ditanggung. Perlindungan tambahan (Riders) penyakit kritis dapat ditambahkan ke dalam produk asuransi dasar yang Anda miliki. Perlindungan tersebut atas 49 penyakit kritis seperti Jantung, Stroke, Kanker, Gagal Ginjal dan lain sebagainya. dan pada 2013 ini Allianz kembali mengeluarkan produk yang sangat membantu nasabh dan calon nasabah pemegang polis Allianz untuk melindungi penyakit kritis dengan 100 kondisi penyakit kritis dan di cover hingga ber umur 100 tahun yang disebut dengan rider CI100 Sebagai ilustrasi, berikut disampaikan ilustrasi manfaat asuransi penyakit kritis pada salah satu produk SmartLink Allianz.

49-penyakit-kritis-tapro-allianzsimulasi allianzDari ilustrasi di atas terlihat bahwa apabila Tertanggung terdiagnosa Penyakit Kritis maka akan mendapatkan Uang Pertanggungan Penyakit Kritis sebesar Rp.500 Juta. Serta apabila Tertanggung meninggal dunia, walaupun Uang Pertanggungan Penyakit Kritis sudah dibayarkan sebelumnya – Uang Pertanggungan Dasar akan tetap dibayarkan sebesar Rp.1 Milyar serta Nilai Investasi yang terbentuk.

Jadi tunggu apalagi ? segera ajukan diri anda sebagai pemegang Polis Asuransi jiwa Allianz segera hubungi agen terpercaya anda

Allianz Indonesia Menjadi Bagian dari Kunjungan Delegasi Ekonomi Jerman

Tags

, ,

Allianz Indonesia mendapat kehormatan untuk menerima kunjungan delegasi ekonomi dalam rangkaian kunjungan diplomatik dari delegasi Menteri Luar Negeri Jerman ke Indonesia pada tanggal 10-11 Februari 2013. Delegasi ekonomi yang beranggotakan para pemimpin dari perusahaan-perusahaan terkemuka di Jerman. Salah satu tujuan utama dari kunjungan delegasi ekonomi adalah untuk mengetahui sistem operasional perusahaan Jerman yang sukses di Indonesia dan global.
“Allianz sebagai mitra asuransi yang memiliki reputasi tinggi baik di Jerman maupun global, maka para anggota delegasi sangat tertarik untuk dapat mengetahui dan belajar mengenai berbagai kegiatan  dan produk Allianz di Indonesia,” ujar Heidrun Tempel, Deputy Head of the German Embassy Jakarta.

Pada kunjungannya, delegasi ekonomi ini sangat tertarik untuk mengetahui mengenai tingkat jaminan sosial bagi masyarakat Indonesia saat ini dengan kemungkinan terjadinya perubahan struktur sosial serta rencana pemerintah Indonesia untuk memperkenalkan jaminan sosial yang lengkap bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Kedua hal tersebut terkait juga dengan peran perusahaan asuransi dalam memperkenalkan dan melakukan penetrasi asuransi kepada masyarakat kelas menengah kebawah.

Penjabaran mengenai peran Allianz Indonesia dilakukan langsung oleh Joachim Wessling, Country Manager dan Presiden Direktur Allianz Life Indonesia serta Daniel Neo, Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia. Penjelasan yang diberikan oleh Allianz Indonesia terkait dengan upaya Allianz Indonesia dalam melakukan penetrasi asuransi di kalangan masyarakat menengah kebawah melalui Asuransi Mikro. Asuransi Mikro merupakan salah satu bentuk produk dari Allianz yang dapat langsung menyasar kepada masyarakat kelas bawah.

Asuransi Mikro Allianz bekerjasama dengan institusi keuangan mikro seperti BPR dan Koperasi hampir diseluruh Indonesia. Melalui mitra-mitra bisnisnya Allianz memperkenalkan asuransi kepada masyarakat mikro, sebagai perusahaan asuransi, Allianz merasa perlu untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya berasuransi kepada seluruh masyarakat di Indonesia.

“Allianz Indonesia sebagai bagian dari Grup Allianz yang terkemuka di dunia, memiliki tanggung jawab untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Usaha kami adalah memberikan perlindungan terhadap risiko finansial masyarakat,” tutup Joachim.

Allianz Life Indonesia Hadirkan Perlindungan Kondisi Penyakit Kritis Terlengkap di Indonesia

Tags

, ,

Asuransi jiwa – Untuk pertama kalinya di Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz Life”) meluncurkan Allianz SmartLink CI100, yang merupakan manfaat perlindungan kondisi penyakit kritis terlengkap saat ini yang mencakup 100 kondisi penyakit kritis. Acara peluncuran yang bertempat di Plaza Bapindo, dihadiri langsung oleh Joachim Wessling, Direktur Utama Allianz Life Indonesia yang didampingi oleh Todd Swihart, Direktur Allianz Life Indonesia dan Ginawati Djuandi, Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia.
“Penyakit kritis adalah momok yang menakutkan bagi setiap orang. Masyarakat kota besar memiliki eksposur tinggi terhadap berbagai risiko kesehatan, karena umumnya mereka cenderung terbentur keterbatasan untuk melakukan gerak fisik akibat tuntutan pekerjaan yang memaksa untuk terus berada di belakang meja. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk menjaga gaya hidup sehat dan melengkapi dirinya dengan perlindungan asuransi sebagai upaya pencegahan dan mewujudkan hidup 100%,” ujar Joachim Wessling.
Hasil survei yang dilakukan oleh Allianz terhadap 1.944 orang responden di 11 kota besar di Indonesia, di antaranya: Jakarta, Manado, Bali, Surabaya dan Makassar, menunjukkan bahwa 95% responden menyatakan bahwa mereka menyadari akan risiko penyakit kritis dan potensi tingginya biaya pengobatan yang diperlukan.

Allianz SmartLink CI100 hadir untuk menjawab  kebutuhan masyarakat akan perlindungan penyakit kritis yang lebih menyeluruh. Selain dari jenis penyakit kritis yang lebih banyak, perlindungan terhadap tertanggung juga dimulai dari kondisi awal (early stage) sampai dengan kondisi akhir (late/advanced stage). Untuk beberapa penyakit kritis bahkan dilindungi sampai dengan kondisi terparah (catastrophic stage). Tertanggung akan mendapatkan perlindungan sampai usia 100 tahun dan memiliki fasilitas multiple claims selama manfaat polis asuransi tambahan berlaku. Manfaat lainnya yang dapat diperoleh dari SmartLink CI100 adalah tambahan uang pertanggungan jika Tertanggung harus menjalani Angioplasty dan jika terdiagnosa Komplikasi Diabetes.
Dari data klaim yang dimiliki oleh Allianz Life, tercatat bahwa lima penyakit kritis yang paling banyak diklaim selama dua tahun terakhir adalah kanker, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan tumor otak jinak. Faktanya penyakit kritis memiliki tahapan dan jenis yang jumlahnya tidak sedikit. “Kami melihat angka klaim terhadap penyakit kritis setiap tahunnya masih cukup tinggi. 38,5% klaim sepanjang tahun 2012 berasal dari klaim terhadap penyakit kritis. Dengan perlindungan sejak early stage, penyakit kritis bisa ditangani lebih awal untuk mendapatkan perawatan yang lebih cepat dan baik,” jelas Todd Swihart.
Yang paling ditakutkan dari kondisi penyakit kritis bukan saja tentang penyakitnya, namun juga biaya yang harus dikeluarkan pada saat penyembuhan. “Mengingat tingginya biaya yang diperlukan untuk berobat dan berbagai macam tindakan penyembuhan, sudah seharusnya kita tidak perlu menunggu sampai penyakit itu datang. Kami berharap Allianz SmartLink CI100 dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sebagai komitmen kami dalam memberikan dan menghasilkan sesuatu bagi para nasabah kami,” tutup Joachim

Allianz asuransi jiwa Ajak Masyarakat Lindungi Jantung

Tags

, ,

Melalui kampanye terbaru “Jalani hidup 100%”, Allianz Life Indonesia ingin mengajak masyarakat untuk mulai mempraktekkan pola hidup sehat dan memiliki kesadaran untuk melindungi diri dari berbagai risiko penyakit kritis. Dewasa ini masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di daerah perkotaan, cenderung memilih gaya hidup praktis, namun tanpa disadari semakin bergeser menjauhi standar kesehatan. Tingkat stress akibat tuntutan pekerjaan, kurang sempurnanya jenis dan kadar nutrisi dari makanan yang dikonsumsi, kebiasaan merokok dan yang paling utama adalah kurangnya kesempatan atau waktu yang dimiliki untuk berolahraga. Faktor-faktor tersebut menjadi pemicu timbulnya berbagai macam penyakit kritis, salah satunya penyakit jantung.
Menurut data yang dikeluarkan oleh World Health Organization¹, penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian manusia nomor satu di negara maju dan berkembang dengan menyumbang 30% atau sekitar 17 juta kasus dari seluruh kematian di dunia. Dari angka ini, diperkirakan 7,3 juta disebabkan oleh penyakit jantung koroner². Sedangkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengenai Penyakit Tidak Menular tahun 2007 menunjukkan bahwa kematian akibat penyakit jantung adalah sebesar 7,2% dari total angka kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia.
“Salah satu penyakit jantung yang sering muncul adalah penyakit jantung koroner. Hal ini dapat menyerang penderita ketika terjadi penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner, sehingga menimbulkan gangguan aliran darah yang membawa zat-zat makanan dan oksigen ke otot jantung,” ujar dr. Lanny Novianti, Head of  Individual Policy Management and Claim Allianz Life Indonesia. Dimulai dengan penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh koroner) yang lama-kelamaan diikuti oleh berbagai proses seperti penimbunan jaringan ikat, pengapuran, pembekuan darah, dll yang kesemuanya akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah tersebut.
Salah satu akibat dari kondisi diatas adalah serangan jantung karena sebagian otot jantung mengalami kekurangan aliran darah sehingga tidak mendapatkan oksigen dan zat-zat makanan. Serangan jantung ada yang ringan, bahkan penderita mungkin tidak menyadarinya karena tidak ada rasa sakit, dan ada juga yang mengakibatkan kematian. Selain kematian mendadak, akibat lain yang bisa terjadi adalah penurunan kualitas hidup karena terganggunya fungsi pompa jantung.
Dari data klaim yang dimiliki oleh Allianz Life Indonesia, tercatat bahwa penyakit jantung termasuk dalam tiga penyakit kritis yang paling banyak diklaim selama dua tahun terakhir. Persentase klaim akibat serangan jantung pertama adalah sebesar 8,5% dari total klaim di tahun 2011 dan meningkat menjadi 13,7% dari total klaim di tahun 2012, dengan usia rata-rata tertanggung yang mengajukan klaim adalah 43 tahun. Hal ini juga menunjukkan bahwa penderita penyakit jantung terus bertambah setiap tahunnya.
“Peningkatan total jumlah klaim ini bisa menjadi salah satu indikator yang menunjukkan adanya fenomena gaya hidup yang kurang seimbang di masyarakat. Namun demikian, masyarakat dapat merubah hal tersebut dengan mempraktekkan pola hidup ke arah yang lebih sehat,” tambah dr. Lanny.
Selain dari tindakan pencegahan, masyarakat juga harus melindungi dirinya dari risiko finansial yang mungkin terjadi ketika mereka (pada akhirnya) terdiagnosa dengan penyakit jantung. “Biaya pengobatan dan perawatan untuk penyakit jantung sejak pertama kali terdiagnosa di Indonesia cukup tinggi, normalnya di atas Rp. 200 Juta apabila sampai diperlukan tindakan operasi. Jika kita tidak memiliki dana perlindungan yang cukup, tentunya biaya tersebut akan terasa berat,” ujar dr. Lanny. Dengan dana perlindungan yang memadai, peluang penderita untuk meminimalisir risiko lebih lanjut dari penyakit jantung dapat dipenuhi, karena penderita dapat segera menerima perawatan dari tahap dini.
“Kita tidak akan pernah tahu kapan penyakit akan datang, oleh karenanya perlindungan terhadap diri dan kondisi finansial yang dibutuhkan harus dimulai ketika kita masih sehat. Jika sudah terdiagnosa dengan penyakit kritis maka hal itu sudah terlambat. Yang terpenting adalah kita harus bisa memahami, menghindari dan melindungi diri kita dari risiko penyakit kritis” kata Joachim Wessling, Direktur Utama Allianz Life Indonesia. “Kami berharap setiap masyarakat dapat menjalankan gaya hidup sehat dan selalu mempersiapkan diri dengan memiliki asuransi jiwa dan kesehatan yang dapat diandalkan. Akan lebih baik jika dilengkapi dengan manfaat proteksi terhadap penyakit kritis agar kita selalu terlindungi secara finansial sebelum penyakit itu terjadi dan dapat mewujudkan hidup 100%.”

Allianz Life Indonesia kini memberikan solusi perlindungan terhadap lebih dari 100 jenis penyakit kritis dan memberikan manfaat multiple-stage claim untuk jenis penyakit kritis tertentu. Produk manfaat asuransi tambahan SmartLink CI 100 memberikan perlindungan penyakit kritis yang paling komprehensif di Indonesia saat ini.

Asuransi Mikro Allianz tumbuh 40 persen

Tags

, ,

PT Asuransi Allianz Life Indonesia membukukan premi bruto segmen asuransi mikro sebesar Rp. 63,12 miliar pada 2012, meningkat 40% dibandingkan dengan Rp. 44,95 miliar pada 2011. Handojo Kusuma, Wakil Direktur Utama Allianz Life Indonesia, mengatakan saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan tiga mitra perbankan, lima koperasi dan 61 lembaga keuangan mikro (LKM) untuk memasarkan produk asuransi mikro.

> Baca selengkapnya

Juni 2013 Allianz perbanyak jumlah perlindungan penyakit kritis

Tags

, ,

Makin banyaknya kemunculan penyakit-penyakit kritis, termasuk flu burung, membuat perusahaan asuransi Allianz Indonesia berencana memperkenalkan perlindungan terbaru pada produknya. Head of Market Management Allianz Indonesia, Karim Zulkarnaen mengemukakan hal itu pada Kamis pekan lalu di Jakarta saat memperkenalkan kepada masyarakat luas produk Dana Kesehatanku. “Kami dalam taraf memperbanyak perlindungan terhadap penyakit kritis” Kata Karin.

> Baca lebih lanjut

Allianz merupakan perusahaan asuransi jiwa terkemuka dunia

Tags

, ,

allianz logo blueAllianz menduduki peringkat 25 versi Forbes dalam kategori Global 2000 leading companies dimana dari peringkat 1 – 24 tidak ada perusahaan yang bergerak dibidang asuransi, dengan banyaknya gedung dan perusahaan mewah yang dicover oleh Allianz seperti gedung Burj Al Arab Dubai, menara Petronas, Singapore airlines, Chek Lap Kok Hong kong international airport, JinMao building shanghai, MRT singapore, Allianz Arena, F1 formula one, dan masih banyak lagi. sudah saatnya kita mempercayai Allianz untuk mendukung masa depan finansial keluarga.

Baca selengkapnya di menu About Us